
Tanjung Jabung Barat (MTsN 3 TJB) - Sehubungan dengan sudah terlaksananya Kegiatan Pembinaan Sekolah Ber-PHBS, Puskesmas Rawat Inap Teluk Nilau, melaksankan pemantauan Sekolah Ber-PHBS di beberapa sekolah/madrasah di Kecamatan Pengabuan, sesuai dengan surat nomor: 440/639/2019 tanggal 19 Juli 2019 pada jam 09.30 s/d selesai.
Pemantauan dilaksanakan pada Sabtu (20/7/2019) ke beberapa sekolah di Kelurahan Teluk Nilau khususnya di MTsN 3 Tanjab Barat yang merupakan tempat terakhir. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyukseskan program Pemerintah.
Kegiatan Pembinaan Sekolah Ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) adalah program Promkes yang merupakan salah satu dari 3 program unggulan Puskesmas Rawat Inap Teluk Nilau.
Pemantauan ini langsung dilakukan oleh M. Sapri, S.Km yang didampingi oleh Asnita Lilis Senja, Am.Keb sebagai penanggung jawab promkes ini. Kedatangan mereka disambut oleh Bapak Subandrio bersama Majelis guru selaku Pembina PMR MTsN 3 Tanjab Barat.
Ibu Lilis menyampaikan, "Tujuan program ini adalah agar para siswa mampu dan mandiri untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, serta sekolah dapat memenuhi 8 indikator sekolah ber-PHBS".
Adapun 8 indikator sekolah ber-PHBS yaitu:
1. Mencuci tangan dengan air yang mengalir dan menggunakan sabun,
2. Mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah,
3. Menggunakan jamban yang bersih dan sehat,
4. Olahraga yang teratur dan terukur,
5. Memberantas jentik nyamuk,
6. Tidak merokok di sekolah,
7. Menimbang berat badan dan mengukur tinggi badan setiap 6 bulan,
8. Membuang sampah pada tempatnya.
Hingga saat ini, ada beberapa indokator yang telah dicapai, tapi ada beberapa lagi yang belum tercapai. Namun demikian, segala kekurangan yang belum dapat dilaksanakan akan benahi/perbaiki ke depannya agar sekolah ini dapat dikategorikan sekolah ber-PHBS.
Setelah pemantauan ini masih banyak hal yang harus dilakukan untuk memenuhi kriteria sekolah ber-PHBS. "Rencana tindak lanjut program ini adalah kami akan melakukan pembinaan kantin sehat, kiranya Pihak sekolah mengajukan surat ke PKM untuk penyediaan abate dan melakukan gotong-royong untuk pemberantasan sarang jentik nyamuk serta pembuatan tong sampah terpisah". Itulah kiranya beberapa tindak lanjut yang perlu dilakukan ujar Ibu Lilis.
Harapannya agar para siswa atau Pihak sekolah dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari". Harapnya kepada Pihak sekolah. (sb)
|
539x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...