
Teluk Nilau (MTsN 3 Tanjab Barat) – Bulan Rajab bulan mulia. Bulan dimana perayaan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad diperingati. Bulan dimana Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram (Makkah) ke Masjidil Aqsa (Palestina) yang kemudian naik naik ke langit pertama hingga ke langit ketujuh, hingga akhirnya sampai ke sidratil muntaha tempat paling tinggi yang merupakan tempat terakhir Nabi Muhammad berhenti ketika isra’ dan mi’raj. Inilah waktu dijemputnya perintah salat lima waktu yang semula 50 waktu.
Pada bulan Rajab 1446 H/2025 M ini, tidak ketinggalan Keluarga Besar MTsN 3 Tanjab Barat juga turut memperingatinya bersama-sama guru/karyawan san majelis guru di gedung madrasah, Selasa (21/01/2025). Sebagai penceramah pada perayaan ini Ustadzah Nurhidayah yang merupakan salah satu penceramah kondang di Kuala Tungkal. Sudah waktu lama MTsN 3 Tanjab Barat ingin mengundangnya, namun belum ada waktu yang tepat. Akhirnya pada perayaan isra’ dan mi’raj ini dapat menghadirkannya kembali. Ini merupakan kali keduanya memberikan ceramah di MTsN 3 Tanjab Barat.
Hadir pada acara perayaan ini para undangan perwakilan Guru MIN 2 Tanjab Barat, Guru MA Al-Khairiyah, beberapa SDN di Teluk Nilau, serta OSIM SMAN 5 Tanjab Barat dan SMKN 8 Tanjab Barat.
Sebelum acara dimulai, dilakukan pembacaan Maulid al-Habsyi oleh para siswi yang dipilih untuk melantunkan rawi dan syair’-syair pujian kepada Nabi Muhammad Saw.
Acara dimula dengan pembacaan ummul yang dipimpin oleh Ustadz Sulaiman HS, pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an oleh Suci (kelas VII), pembacaan selawat, Sambutan Ketua Panitia M. Yunus (Kelas VIII/Ketua OSIM), Sambutan Kepala Madrasah Khairul Fadhli, M.Pd.I, penampilan siswa melalui tausiah singkat oleh Safa Azlena (kelas VIII), acara inti ceramah agama oleh Ustadzah Nurhidayah, sambutan mewakili Camat Pengabuan Sasdi Suryanto, ST Kasi Humas dan Pelayanan Umum Kecamatan Pengabuan, kemudian diakhiri dengan doa oleh Ustadz M. Taha.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Tanjab Barat mengingatkan dalam sambutannya agar terus beribadah dan menguatamakan adab, “Diingatkan selalu untuk taat beribadah salat lima waktu. Selain itu, karena kita ini berada di madrasah, jagalah adab dengan baik, kepada orang tua, guru dan sesama teman dala keidupan sehari hariâ€.
Ia menjelaskan perihal tantangan kehidupan masa depan. Khairul Fadhli mengatakan, “Harapannya memperingati peringatan isra’ dan mi’raj ini menjadi motivasi untuk terus semangat belajar, apalagi kita akan menghadapi Indonesia Emas tahun 2045. Memasuki dunia global yang mempengaruhi kehidupan kita, hendaklah para siswa menggunakan hp dengan baik. Belajarlah yang baik, jangan banyak main, boleh bekerja, tetapi belajar nomor satu belajar lebih utama, jangan sampai teledor, bagilah waktunya dengan baikâ€.
Ia juga menekankan kepada para siswa tidak adalagi tindakan kekerasan di madrasah, “Pemerintah sudah mencanangkan bahwa madrasah kita adalah madrasah ramah anak, tidak ada pembulian di madrasahâ€. Tegasnya.
Acara ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz M. Taha. Semoga berlimpah rahmah dan berkah dari Allah Swt. (sb)
|
84x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...