
Tanjung Jabung Barat (MTsN 3 Tjb) - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengadakan Launching Sembako Murah Bantuan Pangan Non-Tunai Tahun 2020 yang dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pengabuan, Rabu (18/3/2020) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bersamaan dengan acara syukuran peresmian Kantor Kecamatan Pengabuan yang baru.
Adapun maksud dan tujuan kegiatan launching program bantuan sembako melalui program pangan Non-Tunai di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Sosial Tanjab Barat Syarifuddin, MM dalam sambutannya adalah untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang bantuan dan perubahan tentang dari nontonai menjadi bantuan program sembako termasuk dalam hal pemilihan komoditi. Keluarga penerima manfaat tidak hanya dapat membeli beras dan telur akan tetapi membeli nutrisi lain dengan memanfaatkan komoditi bahan lokal.
"Kegiatan bantuan program sembako untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat sesuai dengan SK Kemensos yaitu sebanyak 16.772 KK penerima manfaat yang berlaku sebelumnya yaitu Rp. 110.000/bulan kemudian terjadi perubahan pada Januari dan Februari menjadi Rp. 150.000 dan terkait dengan isu permasalahan nasional yaitu masalah Corona ini, Kementerian Sosial menambah menjadi Rp. 200.000/bulan mulai. Jadi untuk bulan ini sudah berlaku sebanyak Rp. 200.000/KK per bulan". Ujarnya.
"Kemudian adalah kami mengundang sebanyak 300 keluarga penerima manfaat KPM dan alhamdulillah yang hadir disini lebih dari 400 keluarga. Jadi, begitu antusias dari pada keluarga sampai untuk mengetahui tentang bagaimana prosedur pelaksanaan kegiatan ini selanjutnya". Ujarnya lagi.
"Kami juga menyampaikan Terima kasih bahwa pelaksanaan ini tidak terlepas dari peran serta pihak Manager Area Bank Mandiri yang mana sistem dari pada pelaksanaan bantuan non tunai ini yaitu seperti kita lihat di sebelah kiri nanti kami mohon juga bagaimana proses Non-Tunai sudah ada mesin edisi dan juga masyarakat itu baru bisa mencairkan di sana". Ucapnya.
"Kemudian juga tidak terlepas dari suplai barang bantuan untuk mengakomodir ataupun juga menjamin ketersediaan barang tersebut yaitu Perum Bulog maupun juga bantuan yang lainnya". Tambahhya.
Kepala Dinsos dan Dukcapil Provinsi Jambi Arif Munandar, SE., M.Si, dalam sambutannya mengucapkan, "Apresiasi kepada Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang melakukan launching. Ini baru satu-satunya kabupaten yang launching bantuan pangan Non-Tunai. Harapan kami dengan kita semua program ini baik dari segi penyalurannya kepada masyarakat".
"Saya mengapresiasi kinerja Azwar bahwa target perekaman Tanjung Jabung Barat mencapai 99 persen, tinggal 1 persen lagi". Tambahnya kepada Kepala Dinas Dukcapil Tanjab Barat.
Selanjutnya sambutan Perum Bulog Wilayah Jambi H. Bakhtiar, SH., MH, "Program ini terus berlanjut meskipun namanya berbeda, namun esensinya tetap sama adalah memberikan bantua kepada saudara-saudara kita, keluarga kita yang berada di level ekonomi yang butuh perhatian". Ujarnya dalam sambutannya.
Diharapkan kegiatan penyaluran bantuan seperti ini tidak terjadi salah sasaran dalam penyampaiannya.
"Dengan adanya kegiatan yang kita lakukan secara sehingga tidak ada lagi hal-hal yang memungkinkan penyimpangan terjadi di lapangan". Ujarnya lagi.
Bulog memang salah satu Badan Usaha Milik Negara yang sesuai dengan edaran Kementerian Sosial bahwa penyedia komoditi salah satunya adalah daerah sendiri.
"Alhamdulillah di Tanjung Jabung Barat ini kita patut bersyukur bahwa komoditi-komoditi beras yang kami bagikan ini sebagian besar adalah hasil petani yang kami beli di sini". Ucapnya.
Dengan begitu Multy effect playernya jalan, petani mendapat manfaat Kemudian dari sisi penjagaan inflasi ini berarti juga bisa dikendalikan.
"Kita awali dari Tanjung Jabung Barat, untuk kabupaten-kabupaten lain kita kita adakan launching. Terimakasih di luar biasa walaupun sebenarnya secara kegiatan sudah berjalan tetapi formalitas memang baru dilakukan di Tanjung Jabung Barat hari ini". Pungkasnya.
Sementara itu Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial, MS dalam sambutannya menyampaikan ajakan bersama kepada masyarakat agar mencintai produk-produk lokal, "Mari kita tumbuhkan jiwa nasionalisme kita di bidang pangan kalau ada beras dihasilkan di Kabupaten Tanjab Barat, kenapa harus keluar. Saya di rumah harus makan beras yang ada di beras yang dihasilkan oleh Kabupaten Tanjab Barat. Kalau kalau tidak ada, baru yang lain".
"Kepada stakeholder yang terkait kain bahwa kemiskinan ini kan banyak variabelnya yang bukan hanya dari pendapatan, coba nanti Dinas-dinas yang terkait mungkin sanitasinya kita perhatikan untuk menurunkan angka kemiskinan. OPD ini harus juga cerdas, tanggap dan paham apa tugas dari OPD masing-masing, bukan sekedar rutinitas saja. Kita lihat sebetulnya angka kemiskinan apa variabelnya". Ujarnya lagi.
"Saya berharap seluruh OPD itu mengerti betul dan mau bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Saya berharap juga yang lain sesuai dengan bidangnya menjalin komunikasi yang baik dengan kantor-kantor atau departemen-departemen yang berkaitan dengan masing-masing". Harapnya kepada para pejabat daerah agar bekerja lebih maksimal lagi.
Hadir pada acara peresmian Kantor Camat Pengabuan tersebut tersebut Bupati Tanjab Barat, Ketua DPRD Tanjab Barat, Anggota Dewan Dapil Pengabuan, Forkopimda, Kapolsek, Babinsa, Kajari, Sekda selaku Ketua Tim Koordinasi Bantuan Sosial Tanjab Barat, Kepala Dinsos dan Dukcapil Provinsi Jambi Arif Munandar, SE., M.Si, Kepala Perum Bulog Kanwil Jambi H. Bakhtiar, SH., MH, Manager Area PT. Bank Mandiri Wilayah Jambi, Pimpinan PT. WKS, Para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, Camat Pengabuan Drs. Puad dan Para Camat se-Kabupaten Tanjab Barat, Mantan Camat Pengabuan, Lurah, Kepala KUA Pengabuan Abdul Aziz, S.Ag (sebagai Pembaca doa), Kepala MTsN 3 Tanjab Barat Hamise, S.Ag., M.Pd.I.
Hadir pula Para tokoh agama, alim ulama Kecamatan Pengabuan, para keluarga penerima manfaat serta para pendamping SDM PKH Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat serta hadirin undangan. Acara sesuai Undangan Nomor: 141/100/UMUM Tanggal 16 Maret 2020.
Acara dilanjutkan Penyerahan bantuan secara simbolis Program Sembako Non-Tunai dan penyerahan sertifikat bagi keluarga penerima Manfaat setelah berhasil untuk graduasi cara berdikari sejahtera Program Keluarga Harapan.
Setelah acara selesai, Kepala MTsN 3 Tanjab Barat Hamise, S.Ag., M.Pd.I yang berkesempatan hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa, "Kegiatan Launching Sembako Murah Bantuan Pangan Non-Tunai Tahun 2020 ini sangat bermanfaat dan positif bagi masyarakat kurang mampu karena dengan adanya bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban perekonomian mereka". Ujarnya. (sb)
|
357x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...