
Tanjung jabung Barat (MTsN 3 Tjb) - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kuala Tungkal mengadakan Bimtek Optimalisasi Penggunaan e-rekon dan Memperingati Stakeholders Day sesuai dengan nomor: Und-013/WPB.06/KP.05/2019 tanggal 9 Agustus 2919 yang bertempat di aula KPPN Kuala Tungkal, Rabu (14/8/2019) yang dimulai pada jam 09.00 s/d selesai.
Kegiatan tersebut diikutu oleh 57 peserta Operator/Bendahara (29 peserta dari Tanjab Barat dan 28 Tanjab Timur) Satuan Kerja (Satker) Lingkup KPPN Kuala Tungkal yang ada pada dua Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut Operator Keuangan MTsN Tanjab Barat Yulia Astuti.
Kegiatan dibuka langsung oleh Ibu Frida Zuliaty Kepala KPPN Kuala Tungkal. Sedangkan Materi e-rekon disampaikan oleh Seksi Vera Pak Mahbub Ul Haq dan Wahyu Pandu Priatna yang biasa mengawal Satker untuk e-rekon dan pembuatan laporan keuangan. Sedangkan FGD (Focus Group Discussion) terkait IKPA oleh Kasi PDMS Bu Dina Andriani dan Kasi Bank Pak Budiyanto.
Mengenai kegiatan tersebut, Kepala KPPN Kuala Tungkal mengemukakan bahwa "Tujuan kegiatan ini adalah: pertama, untuk optimalisasi e-rekon yang selama ini sebagai dasar pencatatan laporan keuangan Satker. Agar kita mengetahui status e-rekonnya tanpa konfirmasi ke KPPN, apakah e-rekonnya sudah bagus apa belum. Kedua, membangun intimasi (kedekatan) dengan Satker/Stakeholders. Kita (KPPN dan Satker) sama-sama mengelola. Kegiatan evaluasi IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggara) dan game-game mini (games) dan kuisioner terkait pelaksanaan tugas KPPN dan Satker sehari-hari. Pemberian penghargaan kepada Satker yang berprestasi terkait IKPA lingkup Tanjabbar dan Tanjabtim, kemudian pemberian sertifikasi 30 Bendahara yang sudah mendapat sertifikat". Ungkapnya dalam sebuah kesempatan setelah kegiatan.
Selanjutnya "Berdasarkan data IKPA kita bisa melihat indikator mana yang nilainya rendah di masing-masing Satker. Ada yang terkait return, kesalahan SPM, Data Kontrak terlambat dan Halaman III DIP". Kita memancing identifikasi kira-kira penyebabnya apa, dan didiskusikan, langkah-langkah ke depannya seperti apa". Ujarnya lagi.
"Harapannya kepada para peserta menindaklanjuti hasil diskusi apa yang menjadi kesepakan antara peserta untuk menindaklanjuti langkah-langkah agar nilai ke depannya IKPA lebih baik. Kita menjalin keakraban itu salah satu wujud WBK (Wilayah Bebas Korupsi) yang mana pada tahun ini KPPN diusulkan sebagai Satker yang mengikuti Penilaian Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)". Pungkasnya dengan penuh harapan semoga kegiatan yang dilaksnakan ini nantinya dapat bermanfaat dalam meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran di Satker masing-masing. (sb)
|
628x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya
Memuat tanggal...