Selamat Datang di Website Resmi MTsN 3 Tanjung Jabung Barat # SELAMAT DATANG DI WEBSITE MTs NEGERI 3 TANJUNG JABUNG BARAT "Madrasah Maju, Mutu Mendunia" # Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MTs Negeri 3 Tanjung Jabung Barat akan dibuka pada tanggal 27 Mei s/d 7 Juni 2024 DAFTARLAH SEGERA Peserta Terbatas # Sukseskan Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024 # Selamat Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2004 # Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah, Mohon Maaf Lahir & Batin
Diposting Pada: Selasa, 11 Februari 2025

Ustadz Hazrin, Ceramah Haul Tuan Guru Sapat di Kuala Tungkal

Ustadz Hazrin, Ceramah Haul Tuan Guru Sapat di Kuala Tungkal

Teluk Nilau (MTsN 3 Tjb) – Majelis Ta’lim Al-Ijtihad Jalan Panglima H. Saman RT. 021 Kuala Tungkal mengadakan kegiatan dalam rangka memperingati Haul Akbar Maulana Syaikh Abdurrahman Shiddiq (Datuk Sapat) Serta Haul Jam’ Para Ulama dan Muslimin dan Muslimat pada hari Minggu tanggal 09 Februari 2025 yang bertempat di halaman Madrasah Ibtidaiyah Raudatul Khairiyah jalan Panglima H. Saman Kuala Tungkal.

Haul ini merupakan yang ke-88 setelah sepeniggalan Tuan Guru Sapat yang meninggal pada tahun 1939 (1358) silam. Sedangkan Majelis Ta’lim mengadakan haul ini untuk yang keempat kalinya.

Haul kali ini bertemakan: “Kecintaan-Mu Kepada Aulia dan Orang-orang Saleh Akan Mengantarkan Kedudukan Cintamu ke Derajat yang Lebih Tinggi di Sisi-Nya” (Gusti Nata Dimyati).

Syaikh Abdurrahman Shiddiq atau yang dikenal Tuan Guru Sapat merupakan seorang ulama besar yang lahir di Kampung Dalam Pagar Martapura Kalimantan Selatan tahun 1857 dan besar dalam perantauan dan kemudian menjadi Mufti Kerajaan Indragiri 1919-1939 berkedudukan di Rengat dan akhirnya menetap da meninggal di daerah yang bernama Sapat, Indragiri Hilir.

Kegiatan ini dihadiri oleh para jama’ah Bapak-bapak, Ibu-ibu dan anak-anak serta para undangan. Turut hadir juga Al-Ustadz KH. Ahamd Gazali. Hadir juga pada kesempatan itu Ustadz Hazrin, guru MTsN 3 Tanjab Barat yang diundang oleh Panitia untuk memberikan ceramah agama.

Sebelum acara dimulai, kegiatan diisi oleh Ibu-ibu majelis ta’lim dengan pembacaan Maulid al-Habsyi yang diketuai Ibu Hj. Saodah diiringi dengan suara gendang yang merdu. Gendang dimainkan oleh Ibu-ibu yang sudah berlatih dengan giat dari seminggu acara belum dimulai.

Setelah berakhir pembacaan Maulid al-Habsyi, acara dimulai dengan pembacaan ummul Qur’an oleh Ustadz H. Abdul Sani. Acara kedua pembacaan ayat-ayat suci al-Qur’an oleh saudara Rijalul Fikri.

Kemudian sambutan Ketua Panitia oleh Ustadz Muhammad Yusuf yang mengucapakan ribuan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada siapa saja yang telah membantu acara ini, baik tenaga, pikiran ataupun materi. Dan terima kasih pula atas sumbangsihnya pada acara ini. Semoga acara ini mendapat berkah dari Allah SWT. Setelah sambutan, dilanjutkan dengan pembacaan Manaqib Syaikh Abdurrahman Shiddiq oleh Ustadz Muhammad Yusuf sendiri.

Acara dilanjutkan pada acara inti, yaitu dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Muhammad Hazrin. Para hadirin sangat senang dan bersemangat melihat penceramah yang sudah hadir di hadapan. Para ibu-ibu yang hadir duduk di hadapan sudah tidak sabar menunggu ceramah agama yang akan disampaikan oleh Ustadz penceramah nantinya.

Agar supaya hati kita ini terang, supaya hati kita ini tidak berkarat ada beberapa hal yang perlu dikerjakan. Beliau menyampaikan apa yang dikatakan oleh Sidin (Tuan Tuan Guru Sapat), bahwa tanda-tanda orang Islam itu ada empat:
1. Merendahkan diri dengan sesama orang Islam atinya tidak sombong.
2. Suci dari pada memamakan yang haram.
3. Suci lidahnya daripada dosa dan kesalahan, seperti menggibah, adu domba, memfitnah, mendustai orang lain, ngaramput (berbicara sembarangan, jauh dari kebenaran).
4. Suci dari pada tamak kepada orang lain. Jika orang Islam masih melakukan hal-hal tersebut berarti Islam dalam dirinya belum terbangun.

Selanjutnya Ustadz Hazrin juga menyampaikan tentang penyebab hati manusia gelap dan berakarat. Berikut 4 penyebab dan hendaknya kita menghindari diri dari sifat-sifat yang tidak baik ini:
1. Sebab memberi bekas. Seperti mengiktikadkan yang memberi rizki adalah orang lain bukan Allah, itu adalah syirik. Oleh karena itu kita bersyukur kepada Allah yang mendatangkan rizki.
2. Tidak takut akan ancaman Allah. Bagi yang menggalkan salat ada 15 macam siksaan. 5 di dunia, 3 ketika hendak mati, 3 dalam kubur dan 4 ketika di padang mahsyar. Masih banyak yang tidak takut akan siksaan bagi orang orang-orang yang meninggalkan salat.
3. Tidak tergiur, tidak tertarik pada janji Allah. Sekali berzikir dapat menggugurkan banyak dosa. Namun banyak orang yang masih tidak mau berzikir, atau berzikir terkadang mengantuk dan tertidur.
4. Orang yang tidak bermamfaat dengan ilmu yang dimilikinya.

Demikianlah yang disampaikan oleh Ustadz semoga bermanfaat dan bertambah berkah.

Selesai ceramah agama, acara dilanjutkan dengan pembacaan tahlil dan doanya yang dipimpin oleh Al-Ustadz KH. Ahmad Gazali. (sb)

 


114x
Dibaca

Berita Lainnya:

  1. Hari Ketiga Pesantren Ramadhan... 877x dibaca
  2. Penting! Inilah Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Bagi Peserta UK 1374x dibaca
  3. Melatih Siswa Peduli Sosial, MTsN 3 Tanjab Barat Aktifkan Ekskul PMR 475x dibaca
  4. Futsal, Wadah Penyaluran Minat dan Bakat Siswa 87x dibaca
  5. Hari Keenam UM, Siswa MTsN 3 Tanjab Barat Tetap Semangat Ujian 283x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Tanjung Jabung Barat dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTsN 3 Tanjung Jabung Barat

Mars Madrasah